Batik Solo dan Penjelasannya | Batik Tulis
Batik dari istana Surakarta memiliki kejenuhan isen halus,
‘tambalan’, merendamnya dengan keindahan keseluruhan yang besar.
Warna-warna yang lembut dengan paduan harmonis warna. Warna tradisional
Surakarta Pengadilan batik berwarna biru-blueblack, krim, dan cokelat
kemerahan. Pewarna awalnya berasal dari materi alami, tetapi hari ini,
untuk mendukung pengembangan batik, pewarna sintetik juga digunakan.
‘tambalan’, merendamnya dengan keindahan keseluruhan yang besar.
Warna-warna yang lembut dengan paduan harmonis warna. Warna tradisional
Surakarta Pengadilan batik berwarna biru-blueblack, krim, dan cokelat
kemerahan. Pewarna awalnya berasal dari materi alami, tetapi hari ini,
untuk mendukung pengembangan batik, pewarna sintetik juga digunakan.
Terkenal motif batik desain dari istana Surakarta yang Parang Barong,
Parang Curiga, Parang Sarpa, Ceplok Burba, Ceplok Lung Kestlop, Candi
Luhur, Srikaton dan Bondhet. Sehubungan dengan parang dan Lereng desain,
Surakarta Pengadilan batik dipakai sehingga ke bawah miring diagonal
dari kanan ke kiri.
Parang Curiga, Parang Sarpa, Ceplok Burba, Ceplok Lung Kestlop, Candi
Luhur, Srikaton dan Bondhet. Sehubungan dengan parang dan Lereng desain,
Surakarta Pengadilan batik dipakai sehingga ke bawah miring diagonal
dari kanan ke kiri.
Sumber: nlyliyani.wordpress.com/batik-keraton-istana/batik-kraton-surakarta/
0 komentar:
Posting Komentar